The Socialization About The Use Of Contraceptives In Limo Depok Village, West Java

SOSIALISASI TENTANG PENGGUNAAN ALAT KONTRASEPSI DI KELURAHAN LIMO DEPOK, JAWA BARAT

Authors

  • Lela Kania Rahsa puji STIKes Widya Dharma Husada Tangerang
  • Nurhasanah Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang
  • R. Tri Rahyuning Lestari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang
  • Putri Handayani Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang
  • Betty Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang

DOI:

https://doi.org/10.26714/mcej.v1i1.560

Keywords:

Penyuluhan, Pasangan Usia Subur, Kepesertaan Keluarga Berencana, Pengetahuan, Alat Kontrasepsi

Abstract

Keluarga Berencana (KB) merupakan salah satu program dari pemerintah Indonesia yang diharapkan dapat membentuk manusia yang berkualitas dan dapat mengurangi kelahiran bayi serta kematian Ibu. Program keluarga berencana hanya dipahami untuk dipakai perempuan saja, sehingga peranan keluarga menjadi tidak seimbang Ketidakseimbangan peran dalam keluarga terus berlanjut secara turun temurun dari generasi ke generasi karena informasi yang kurang tepat. Peserta Keluarga Berencana lebih didominasi oleh kalangan wanita. Pria pun memiliki kewajiban untuk berpartisipasi menyukseskan program ini. Strategi utama yang dilakukan ialah dengan mendorong kepesertaan pria dalam memutuskan menggunakan alat kontrasepsi, aktif dalam mendukung pelaksanaan Keluarga Berencana di masyarakat, dan ikut sebagai peserta Keluarga Berencana, baik dengan menggunakan kondom maupun vasektomi (BKKBN, 2009). Pengetahuan tentang alat/cara KB sudah umum di Indonesia 99% wanita mengetahui paling sedikit satu jenis alat/cara KB, sedangkan untuk wanita menikah hampir 100% mengetahui paling sedikit satu jenis alat/cara KB. Tujuan umum kegiatan yaitu untuk mengetahui pengetahuan tentang alat/cara kontrasepsi pada Pasangan Usia Subur di Wilayah kerja Puskesmas Limo. Metode penentuan prioritas masalah dilakukan salah satunya dengan cara penilaian scoring dengan menggunakan metode tabel Multiple Criteria Utility Assesment (MCUA). Hasil nilai tertinggi pada masalah kurangnya pemahaman pada pemakaian alat kontrasepsi/KB dari bobot 100 mendapatkan nilai 4 kategori M3. Kesimpulan untuk memberikan pemahaman mengenai alat kontrasepsi/KB adalah dengan melakukan kegiatan-kegiatan penyuluhan yang berhubungan dengan Keluarga Berencana. Secara rutin mengadakan penyuluhan tentang KB di Kelurahan Limo sehingga mampu meningkatkan pengetahuan warganya tentang KB

References

Andani, Dika. 2016. Dampak Program Keluarga Berencana Terhadap Pendapatan Keluarga Pra Sejahtera Di Desa Tadokkong Kecamatan Lembang Kabupaten Pinrang. Makassar: Universitas Muhammadiyah Makassar

Anggraeni, Legina,. dkk. 2019. Laporan Kegiatan Pengabdian Masyarakat Penyuluhan Dan Penyegaran Kader Tentang Metode Kontrasepsi Di Wilayah Kelurahan Kramat Jati Tahun 2019

BKKBN. 2014. Profil Hasil Pendataan Keluarga Tahun 2013. Direktorat Pelaporan dan Statistik. BKKBN. Jakarta

Budisantoso, S. I. (2009). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Partisipasi Pria Dalam Keluarga Berencana Di Kecamatan Jetis Kabupaten Bantul Tahun 2008.

Ekarini, S. M. B. (2008). Analisis Faktor-Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Partisipasi Pria Dalam Keluarga Berencana Di Kecamatan Selo Kabupaten Boyolali. 130.

Fauzi, A. (2017). Keluarga Berencana Perspektif Islam Dalam Bingkai Keindonesiaan. Keilmuan Dan Teknologi, 3(1), 92–108

Fitria, D. I. (2010). Partisipasi Laki-Laki Dalam Program Kb (Studi Analisis Gender Tentang Partisipasi Laki-Laki Dalam Program Kb Di Kelurahan Serengan Kecamatan Serengan Kota Surakarta ).

Kusnadi, E. (2008). Fishbone Diagram Dan Langkah-Langkah Pembuatannya.

Oliver, J. (2015). Faktor Resiko Tinggi Kehamilan. Journal Of Chemical Information And Modeling, 53(9), 1689–1699. Https://Doi.Org/10.1017/Cbo9781107415324.004

Profil Kesehatan Indonesia. (2018). Provil Kesehatan Indonesia 2018 (Vol. 1227, Issue July). Https://Doi.Org/10.1002/Qj

Surinati, D. A. K., Mayuni, G. A. O., & Putra, K. S. (2015). No Faktor Penyebab Rendahnya Jumlah Pria Menjadi Akseptor Keluarga Berencana. Metrologia, 53(5), 1–116. Https://Doi.Org/10.1590/S1809-98232013000400007

Taufan Arif. (2017). Jurnal Ilmiah Kesehatan Media Husada. Hubungan Peran Suami Terhadap Pemilihan Jenis Alat Kontrasepsi Kb Pada Ibu Di Kelurahan Kebonsari Kabupaten Jembert, 02, 111–118.

Downloads

Published

2024-12-25

How to Cite

Lela Kania Rahsa puji, Nurhasanah, R. Tri Rahyuning Lestari, Putri Handayani, & Betty. (2024). The Socialization About The Use Of Contraceptives In Limo Depok Village, West Java: SOSIALISASI TENTANG PENGGUNAAN ALAT KONTRASEPSI DI KELURAHAN LIMO DEPOK, JAWA BARAT. Med-Com Empowerment Journal, 1(2), 1–6. https://doi.org/10.26714/mcej.v1i1.560