Peningkatan Sumber Daya Manusia Pelatih Muda Taekwondo Kota Semarang Tentang Peningkatan Kondisi Fisik
Kata Kunci:
pelatih muda, peningkatan kondisi fisik, sumber daya manusia, taekwondoAbstrak
Latar belakang: Sumber daya manusia adalah salah satu faktor penentuan keberhasilan sebuah klub olahraga, semakin banyaknya dojang atau klub taekwondo membuat kebutuhan pelatih juga semakin tinggi akan tetapi kualifikasi pendidikan pelatih muda taekwondo Kota Semarang tidak linier dengan bidang kepelatihan olahraga. Berdasarkan pengambilan data menggunakan kuesioner tentang pemahaman peningkatan kondisi fisik didapatkan hasil sebagian besar pelatih muda masuk dalam kategori sangat kurang, sedangkan kondisi fisik adalah faktor terpenting dalam peningkatan prestasi. Tujuan: program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan pelatih tentang peningkatan kondisi fisik sehingga mampu diterapkan didalam melatih. Metode: metode dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan pelatihan peningkatan sumber daya pelatih tentang kondisi fisik. Hasil: hasil dalam pengabdian kepada masyarakat ini terdapat peningkatan nilai rata rata sebelum diberikan pelatihan sebesar 40, mengalami peningkatan nilai rata rata menjadi 58. Indikator penilaian sebelum diberikan pelatihan adalah 2% peserta kategori cukup, 18% peserta kategori kurang dan 82% peserta kategori sangat kurang, setelah diberikan pelatihan menjadi 1% peserta kategori baik, 19% peserta kategori cukup dan 80% peserta kategori kurang. Kesimpulan: Peningkatan sumber daya pelatih mampu meningkatkan pengetahuan dan pemahaman pelatih tentang openingkatan kondisi fisik yang berguna dalam peningkatan prestasi.
Kata kunci: pelatih muda, peningkatan kondisi fisik, sumber daya manusia, taekwondo
______________________________________________________________________
Abstract
Background: Human resources are one of the determining factors for the success of a sports club, the increasing number of dojangs or taekwondo clubs makes the need for coaches also higher, but the educational qualifications of young taekwondo coaches in Semarang City are not linear with the field of sports coaching. Data collection using a questionnaire on understanding physical condition improvement, showed that most young coaches were in the inferior category. In contrast, physical condition is the most important factor in improving achievement. Objective: To increase the knowledge of coaches about improving physical condition so that it can be applied in training. Method: The method in this community service is to provide training to improve coach resources about physical condition. Result: The results of this community service showed an increase in the average value before being given training of 40, experiencing an increase in the average value to 58. The assessment indicators before being given training were 2% of participants in the sufficient category, 18% of participants in the poor category and 82% of participants in the very poor category, after being given training it became 1% of participants in the good category, 19% of participants in the sufficient category and 80% of participants in the poor category. Conclusion: Increasing coach resources can increase the knowledge and understanding of coaches about improving physical condition which is useful in improving achievement.
Keywords: young coaches, improving physical condition, human resources, taekwondo
Metrik
Referensi
Adinda Az-Zahra A, Setiawan I, Sulaiman, et al. Indonesian Journal for Physical Education and Sport Pengaruh Interval Training Pada Kondisi Fisik Atlet Jaguar Taekwondo Club Kota Semarang Article History Keywords. 2024; 5: 358–370.
Dhuha AA, Yogaswara A, Abubakar SFBS, et al. Tingkat VO2max Atlet Taekwondo Kota Semarang Dalam Menghadapi Porprov 2023. J Sport Sci Fit 2023; 9: 50–57.
Gusnelia S, Hermanzoni H, Umar U, et al. Pengaruh Latihan Pliometrik Terhadap Peningkatan Daya Ledak Otot Tungkai Atlet Taekwondo Dojang Kodim 03/04 Agam Bukittinggi. J Patriot 2022; 4: 81–94.
Wahyuni S, Donie. VO2MAX, Daya Ledak Otot Tungkai, Kelincahan, dan Kelentukan untuk Kebutuhan Kondisi Fisik Atlet Taekwondo. J Patriot 2020; 2: 1–13.
Dhuha AA, Yogaswara A, Abubakar SFBS, et al. Pengaruh Interval Training Terhadap Peningkatan Vo2Max Atlet Taekwondo Kota Semarang. J Sport Sci Fit 2024; 9: 122–127.
Yulianto MR, Kusnanik NW. Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pencapaian Prestasi Tim Hockey Indoorputra Kabupaten Gresikdi Porprov 2019. 2019; 1–8.
Hadi, Priambodo NE, Muhibbi M. Pengaruh Weight Training Dan Plyometric Terhadap Power Dan Kecepatan Pada Atlet Bola Voli PPLOP Jawatengah Hadi,. 2017, p. 103.
Rohman U. Profil Kompetensi Pelatih Sepakbola Usia Dini. J Sport Area 2018; 3: 179.
Rusani J. Pelatihan, Pemberdayaan Wasit dan Dampaknya Terhadap Prestasi Atlet. J Keolahragaan 2022; 8: 1–10.
Zefania MR, Supriyono. Terhadap Motivasi Pengembangan Pemain Internal Persebaya Amatir the Effect of the Quality of Coach and Club Admin Resources on the Motivation of Persebaya Amateur Internal Player. 2024; 3: 145–152.
Rohman U. Evaluasi Kompetensi Pelatih Sepakbola Usia Dini Di Sekolah Sepakbola. J Pendidik Jasm Dan Olahraga 2017; 2: 92.
Gani M. Studi tentang kompetensi pelatih dalam meningkatkan prestasi olahraga siswa. Indones J Educ Manag Adm Rev 2020; 4: 187–195.
Map J, Albunsyary A, ÔÇì M, et al. Pengaruh Pengetahuan, Pengalaman Kerja, Kompetensi Sdm Dan Pengembangan Karier Terhadap Prestasi Kerja Personel Polsek Pamekasan. MAP (Jurnal Manaj dan Adm Publik) 2020; 3: 19–37.
Nugroho WA. Pembinaan Prestasi Olahraga Sepakbola Di Pusat Pendidikan Dan Latihan Putra Batang. JUARA J Olahraga 2017; 2: 162.
Effendi H. Peranan psikologi olahraga dalam meningkatkan prestasi atlet. Nusant (Jurnal Ilmu Pengetah Sos 2016; 1: 27.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 JURNAL INOVASI DAN PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.